Muslim Youth

Pesan Menggugah Pemuda Akhir Zaman!

Oleh : Yolanda Rizki⁣

Idemuslim.com, MUSLIM YOUTH —  Pemuda adalah generasi penerus dan merupakan tulang punggung peradaban bangsa dan dunia. Pemuda adalah asset terpenting dalam pengembangan dan kemajuan suatu Negara dan agama. Karena pemuda bukan hanya sekedar regenerasi, akan tetapi merupakan bibit yang akan meneruskan sebuah peradaban hingga datangnya akhir zaman.⁣

Membahas tentang Pemuda, seperti yang kita ketahui saat ini, kondisi pemuda pemudi islam di zaman ini sangat memprihatinkan, sangat miris. Begitu bebasnya pergaulan pemuda saat ini dan kurangnya ilmu religi serta edukasi moral yang ditanamkan di dalam diri para pemuda. Jika di lihat pada kenyataannya pemuda islam saat ini mulai kehilangan jati diri mereka, semangat mempelajari islam dan jauh dari Al Qur’an dan As sunnah.  Padahal secara otomatis para pemudalah yang akan meneruskan sebuah perjuangan islam kedepannya.

Meski umat Islam masih mayoritas di Indonesia, kondisinya memprihatinkan, terutama dalam hal kemampuan membaca Al-Qur’an. Faktanya dari sekitar 225 juta Muslim, sebanyak 54% di antaranya termasuk kategori buta huruf Al-Qur’an. Oleh karena itu, gerakan pemberantasan buta huruf Al-Qur’an perlu digalakkan. Hal itu terungkap dalam Seminar Gerakan Melek Huruf Al Qur’an yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung, Rabu 13 Desember 2017. Kegiatan itu terselenggara atas kerja sama Bappeda Kabupaten Bandung dengan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati.⁣

Sementara fakta dari survei, pada responden anak muda, usia 18-20 tahun, 33 persen telah melakukan aktivitas seksual, dengan kemungkinan tertular penyakit menular seksual sebesar 50:50 karena saat melakukan hubungam seksual belum menggunakan kontrasepsi.⁣
Sedangkan pada responden orangtua, sebanyak 65 persen responden menjadikan pengalaman pribadi sebagai referensi yang memungkinkan miskonsepsi antar generasi.⁣

Padahal sudah dijelaskan didalam Al Qur’an surat Al Isra ayat 32 berbunyi:⁣

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلً⁣

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra: 32)

Dari fakta dan survey diatas dapat kita lihat bahwa kondisi pemuda di zaman ini sangat memprihatinkan. Terlebih yang kita ketahui tidak mudah berpegang teguh terhadap agama Allah di zaman saat ini.⁣

Dijelaskan dalam Tuhfatul Ahwadzi bahwa di zaman tersebut, orang yang berpegang teguh dengan agama hingga meninggalkan dunianya, ujian dan kesabarannya begitu berat. Ibaratnya seperti seseorang yang memegang bara (nyala) api.⁣

Teladan pemuda idaman Surga juga telah dipertunjukkan oleh Nabi Ibrahim ketika masa remajanya. Seperti yang tertera di dalam kalam-Nya, artinya, “Mereka menjawab, ‘Kami mendengar seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini, yang bernama Ibrahim” (QS Al-Anbiya [21]: 60)⁣

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memberikan jaminan keselamatan di hari akhirat kelak, antara lain, yaitu kepada pemuda yang menghabiskan masa mudanya untuk beribadah kepada Allah Ta’ala, selalu takut dan merasa terawasi oleh-Nya, pemuda yang gemar melakukan aktivitas ibadah di masjid, dan pemuda yang sanggup menahan gejolak hawa nafsunya ketika sedang berhadapan dengan godaan syahwat. Mengingat betapa besarnya sumber potensi sekaligus emosi yang dimiliki pemuda pemudi, maka sepantasnyalah segenap masyarakat membimbing mereka agar menjadi pemuda idaman yang mulia menurut pandangan Sang Pencipta Allah Ta’ala.⁣

Sobatku, sebaiknya kita sebagai pemuda wajib meneladani perilaku baik serta apa yang telah dicontohkan oleh Rasullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam beserta para sahabatnya. Sosok pemuda idaman surga, yaitu pemuda yang mau bersusah payah untuk menggunakan masa mudanya dengan beramal sebaik baiknya dan senantiasa memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi.⁣

Solusi yang terbaik bagi para pemuda yang sedang dalam masa pencarian jati diri yaitu senantiasa selalu menjaga diri dari berbagai macam godaan syahwat, menyibukkan diri dengan hal yang bermanfaat, melakukan kegiatan yang positif, seperti menggali potensi/bakatnya, mengahadiri majelis ilmu, dan yang paling penting adalah berteman dengan orang yang berakhlak baik dan tinggal dilingkungan yang mendukung proses hijrah untuk terus berbuat baik, perbaiki diri dan terhindar dari syahwat dan tindakan maksiat.⁣

Maka dari itu mari kita manfaatkanlah 5 perkara sebelum 5 perkara. Jika di masa muda, sehat, kaya, waktu senggang sulit untuk beramal, maka jangan harap selain waktu tersebut bisa semangat. Ditambah lagi jika benar-benar telah datang kematian, bisa jadi yang ada hanyalah penyesalan dan tangisan.⁣

Saatnya kita munculkan generasi muda idaman berkarakter ashabul kahfi, berakidah Ibrahim, mencintai sifat mulia para Nabi. Dengan begitu, para pemuda mempunyai kriteria yang jelas dalam mengidolakan seseorang. Semoga kita semua menjadi salah satu pemuda atau pun pemudi idaman surga. Aamiin Ya Robbal’alamin!⁣

Teruntuk semua saudaraku, sahabat sahabat lainnya di jalan ini, semoga Allah Ta’ala senantiasa menguatkan langkah kita semua. Kita semua adalah saudara seiman, satu jiwa dan satu raga. Jangan pernah merasa engkau sendiri di jalan ini. Kita ada untuk saling menguatkan.⁣


“Sesungguhnya ORANG-ORANG MUKMIN itu adalah BERSAUDARA, maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan BERTAQWALAH kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat” (Al-Hujurat : 10)⁣

Semoga kita semua termasuk golongan pemuda yang dirindu Surga. Dan juga menjadikan kita sebagai generasi muda islam yang akan mengembalikan kejayaan ummat islam sebagaimana yang pernah dicapai para pejuang islam terdahulu. Barakallahu fikum []

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button